Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua
<p>Mejuajua: Journal of Community Service (MJM) is a journal managed by Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS), containing academic articles and reference sources that examine communities in the fields of Health, welfare based on local wisdom, design and application of appropriate technology, the application of effective communication and learning methods and related matters, so that it is expected to be one of the community empowerment efforts.</p> <p>The articles will be reviewed to ensure the format and substantive criteria. MJM is scheduled to be published 3 (three) times in August, December and April.</p>Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)en-USMejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat2807-2634<p><em><strong>Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat </strong>provides open access to anyone so that the information and findings in these articles are useful for everyone. This journal's article content can be accessed and downloaded for free, free of charge, following the <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" target="_blank" rel="noopener">creative commons license</a> used.</em></p> <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br /><em><strong>Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat</strong></em> is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>.</p>Percepatan Transformasi Digital Koperasi Melalui Pemanfaatan Generative AI di Koperasi SWALOKA
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/341
<p>Transformasi digital pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Koperasi sering terhambat oleh rendahnya literasi teknologi pada demografi heterogen. Mayoritas literatur terdahulu hanya berfokus pada digitalisasi pemasaran produk fisik melalui media sosial secara konvensional,. Studi pengabdian masyarakat ini bertujuan menjembatani kesenjangan tersebut melalui adopsi <em>Generative Artificial Intelligence</em> (AI) untuk menciptakan produk digital di Koperasi SWALOKA. Menggunakan pendekatan <em>Community Based Research</em>, pelatihan intensif "Melek Bisnis Online" diberikan kepada 21 peserta lintas divisi dan generasi. Intervensi mencakup pemanfaatan Gemini AI untuk ideasi dan penulisan naskah (<em>copywriting</em>), pembuatan <em>E-book</em> cerita anak, serta penggunaan platform Lynk.id untuk komersialisasi. Hasilnya, AI terbukti bertindak sebagai "akselerator kognitif". Dalam waktu satu hari pelatihan (8 jam), 100% peserta berhasil memproduksi prototipe <em>E-book</em> dan membangun <em>landing page</em> penjualan. Capaian kuantitatif ini secara empiris membantah asumsi bahwa adopsi teknologi tinggi sulit diterapkan pada komunitas non-digital native. Implikasi praktis studi ini menawarkan pergeseran paradigma pemberdayaan Koperasi: dari sekadar pedagang produk fisik menjadi produsen aset intelektual digital, guna mendukung kemandirian ekonomi anggota melalui mekanisme <em>intrapreneurship</em>.</p>Gulam Hazmin
Copyright (c) 2026 Gulam Hazmin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105354755310.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.341Penguatan Keterampilan Wirausaha Remaja melalui Produksi Kuliner Sehat di Klaten
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/335
<p>Kabupaten Klaten memiliki potensi besar di bidang pertanian dan peternakan dengan ketersediaan bahan pangan lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk kuliner sehat dan bernilai ekonomi. Namun, remaja LKSA Aisyiyah Klaten masih menghadapi keterbatasan pengetahuan kewirausahaan, keterampilan produksi, manajemen usaha, serta pemasaran produk. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kewirausahaan remaja melalui pelatihan kewirausahaan dan pendampingan pengelolaan produk <em>spring roll</em> sehat. Metode kegiatan meliputi pendampingan kewirausahaan, pencatatan keuangan sederhana, praktik produksi kuliner sehat, pengemasan dan branding produk, serta pemasaran. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 28 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan total skor dari 653 menjadi 718 atau naik sebesar 65 poin. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek manajemen usaha, diikuti oleh produksi kuliner sehat dan pemasaran produk. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Secara keseluruhan, program ini efektif memperkuat kapasitas kewirausahaan remaja LKSA Aisyiyah Klaten, sekaligus menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha kuliner sehat.</p>Rahmawati RiantisariArie Rachma PutriAlfiati NurrokhminiRezyana Budi SyahputriFaizah Khotimatul Husna
Copyright (c) 2026 Rahmawati Riantisari, Arie Rachma Putri, Alfiati Nurrokhmini, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105351152010.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.335Pendampingan Fisioterapi Berbasis Aplikasi Sederhana untuk Monitoring Kemajuan Fungsi Gerak Lansia pada Praktik Fisioterapi Assyifa Physio Health Medan
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/331
<p>Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi gerak sehingga memerlukan layanan fisioterapi yang berkelanjutan dan terpantau dengan baik. Salah satu permasalahan dalam praktik fisioterapi adalah penggunaan sistem pencatatan manual yang membatasi proses evaluasi kemajuan terapi secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pendampingan fisioterapi berbasis aplikasi sederhana dalam mendukung monitoring kemajuan fungsi gerak lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, implementasi aplikasi, pelatihan penggunaan, serta pendampingan dalam pelayanan fisioterapi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert dan checklist observasi terhadap lima belas responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keteraturan pencatatan data, kemudahan monitoring, dan kepatuhan pasien setelah penerapan aplikasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi sederhana berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan fisioterapi dan efektivitas monitoring kemajuan fungsi gerak lansia.</p>Surya Syahputra BerampuSontiar LumbantoruanIra Manda Sari BerampuTimbul SiahaanMurniati Br SitepuFloresta Br Sitepu
Copyright (c) 2026 Surya Syahputra Berampu, Sontiar Lumbantoruan, Ira Manda Sari Berampu, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105349650310.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.331Peran Apoteker Dalam Pencegahan Penyakit Degeneratif Di Puskesmas Talun Kenas
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/312
<p>Talun kenas merupakan sebuah desa yang terletak di tengah antara kecamatan Tanjang Morawa dengan kecamatan Deli Tua, Puskesmas Talun Kenas memiliki seorang Apoteker yang bertugas sebagai penanggung jawab bidang obat-obatan untuk pasien rawat jalan dan rawat inap. Permasalahan yang terdapat di sekitar Puskesmas Talun Kenas khususnya di bidang kesehatan adalah penyakit degeneratif. Penyebabnya karena penerapan pola hidup yang tidak sehat, kurang bergerak, Paparan Jangka Panjang terhadap Bahan Kimia atau Logam Berbahaya, dan terjadi nya penyakit degeneratif pada masyarakat sekitar disebabkan kurangnya pengetahuan terhadap kesehatan. Kegiatan pengabdiaan ini di dukung oleh Hibah penelitian yang dilakukan oleh Ketua Tim Pengabdi pada Penelitian tahun 2021 tentang “Studi Mengenai Efek Pemberian Sediaan Kapsul yang Mengandung Ekstrak Daun Asam Jawa Rajangan sebagai Agen Antiglikemik pada Subjek Usia Paruh Baya (40–60 Tahun).”. Setelah melakukan pengabdian kepada masyarakat talun kenas sudah terbentuknya kader desa, masyarakat dapat mengecek kesehatan dan mengadakan sosisalisasi kepada masyarakat setempat.</p>Bunga Rimta BarusHariati Hariati
Copyright (c) 2026 Bunga Rimta Barus, Hariati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105347247910.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.312Kampung Bebas Demam Berdarah Melalui Program Ecohealth Village Berbasis Education For Sustainable Development
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/357
<p>Nagari Pakandangan, Kabupaten Padang Pariaman, merupakan salah satu wilayah dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) yang tinggi dan fluktuatif sejak tahun 2016. Tingginya kasus DBD dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan dan iklim yang mendukung perkembangbiakan Aedes aegypti, antara lain kondisi rumah, pengelolaan sampah, jarak antar rumah, keberadaan tempat penampungan air, tanaman hias, pekarangan, serta genangan air sebagai tempat perindukan alami. Upaya pengendalian yang telah dilakukan sebelumnya, seperti pembentukan kader juru pemantau jentik (jumantik) dan penggunaan larvasida abate, belum menunjukkan hasil yang optimal. Bahkan, penggunaan abate secara berulang diduga telah menyebabkan resistensi larva, sehingga pengendalian vektor menjadi semakin sulit. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan DBD di Nagari Pakandangan tidak hanya berkaitan dengan faktor lingkungan, tetapi juga rendahnya partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan. Sebagai upaya penyelesaian, dilaksanakan program pengabdian masyarakat selama tiga tahun melalui pembentukan Kampung Bebas Demam Berdarah berbasis Ecohealth Village dan Education for Sustainable Development. Pada tahun pertama, kegiatan difokuskan pada penguatan kapasitas kader jumantik melalui sosialisasi DBD, penyuluhan mengenai tugas dan tanggung jawab kader, pelatihan pembuatan formulir jumantik, pemantauan dan pemberantasan jentik, serta pembuatan media edukasi berupa poster. Hasil kegiatan tahun pertama menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai DBD serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader jumantik. Luaran kegiatan meliputi video kegiatan, publikasi media daring, artikel pada jurnal terakreditasi nasional, serta perbaikan tata nilai masyarakat di bidang kesehatan.</p>Armaita ArmaitaLinda MarniHidayati HidayatiRika WulandariYona Putri Karinia
Copyright (c) 2026 Armaita, Linda Marni, Hidayati, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-072026-04-075355456010.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.357Pelatihan Metode Lattice Multiplication untuk Mempermudah Perkalian di SMP Negeri 1 Insana
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/336
<p>Kemampuan melakukan operasi perkalian merupakan keterampilan dasar yang penting dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun, siswa sering mengalami kesulitan dalam menyelesaikan perkalian dua dan tiga digit, khususnya pada metode bersusun panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta motivasi belajar siswa melalui pelatihan metode lattice multiplication. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Insana dengan melibatkan 23 siswa kelas VII. Metode pelaksanaan menggunakan desain pre–post deskriptif dengan instrumen berupa tes dan angket skala Likert. Hasil menunjukkan rata-rata nilai siswa meningkat dari 1,26 menjadi 4,39. Selain itu, hasil angket menunjukkan peningkatan minat, motivasi, persepsi kemudahan, dan kepercayaan diri siswa setelah pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode lattice multiplication efektif sebagai alternatif pembelajaran perkalian yang visual dan menyenangkan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode lattice multiplication dapat menjadi strategi pembelajaran visual yang efektif dalam membantu siswa memahami operasi perkalian serta berpotensi mendukung penguatan kemampuan numerasi siswa di tingkat sekolah menengah pertama</p>Rika HandayaniFitrianiLailin Hijriani
Copyright (c) 2026 Rika Handayani, Fitriani, Lailin Hijriani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105352153910.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.336Edukasi Pencegahan Stunting Dengan Pangan Olahan Jamur Tiram Di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/332
<p><em>Stunting </em>merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak akibat kekurangan asupan gizi dalam kurun waktu yang lama. Data Dinas Kesehatan Lampung Selatan (2022) melaporkan prevalensi <em>stunting </em>di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan mencapai 21, 3%. Jamur tiram mengandung protein nabati yang cukup tinggi kaya vitamin B kompleks, serat, dan mineral seperti zat besi, kalsium, kalium, dan fosfor yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemanfaatan bahan pangan lokal bergizi tinggi seperti jamur tiram menjadi salah satu solusi berkelanjutan dalam pencegahan <em>stunting</em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dan kader posyandu di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan dalam rangka pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pengolahan jamur tiram tiram menjadi produk nutraseutika dalam bentuk pangan</p> <p><br />fungsional dari olahan jamur tiram yang dibuat menjadi nugget dan pepes jamur tiram. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif yang meliputi edukasi terkait <em>stunting </em>dan pemanfaatan gizi jamur sebagai pangan fungsional yang berperan dalam pencegahan <em>stunting</em>, diskusi interaktif serta pelatihan praktek pembuatan nugget dan pepes jamur tiram. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan 30 orang ibu-ibu dan kader posyandu sebesar 20 % yang ditunjukkan dari hasil evaluasi <em>pretest </em>dan <em>posttest </em>peserta kegiatan yang mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan. Selain bertambahnya tingkat pengetahuan, ibu-ibu dan kader posyandu juga mendapatkan ketrampilan dalam mengolah pangan fungsional olahan berbasis jamur tiram yang dihasilkan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemahaman jamur tiram tiram sebagai alternatif pangan yang mendukung upaya menurunkan angka stunting.</p>Untia RamadhaniJuwana JanuMubarika Sekarsari Yusuf Jatmiko Eko WitoyoNoveliska Br SembiringDila Tirta JuliantyAmalia ListianiEka Nur’azmi YuniraSyaira MirantiAurelia Stephanie LoAnggi Cinta Tamania
Copyright (c) 2026 Untia Ramadhani, Juwana Janu, Mubarika Sekarsari Yusuf, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105353053810.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.332Penyuluhan Masker Peel-Off: Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahan Jerawat
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/321
<p>Jerawat merupakan masalah kulit yang paling sering dialami remaja dan dapat memengaruhi kepercayaan diri serta kualitas hidup. Salah satu metode sederhana yang banyak diminati remaja adalah penggunaan masker <em>peel-off</em>. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai efektivitas penyuluhan penggunaan masker <em>peel-off </em>dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan jerawat. Penyuluhan dilakukan pada 30 siswa/i sekolah menengah atas (SMA) usia 16-18 tahun dengan metode edukasi interaktif berupa presentasi, diskusi, serta evaluasi <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 5,2 menjadi 8,0 dan skor rata-rata sikap dari 15,6 menjadi 20,5. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap positif remaja terhadap perawatan kulit<em>.</em> Edukasi berkelanjutan dengan pemantauan tetap diperlukan agar kebiasaan sehat dapat dipertahankan dalam jangka panjang.</p>Eva Sartika DasopangLinda MargataNerdySiti Muliani JuliantyNaura SyakilaNurul Fatia
Copyright (c) 2026 Eva Srtika Dasopang, Linda Margata, Nerdy, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105350451010.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.321Penerapan Model Lingkungan Sehat Berbasis Health Education Sebagai Pencegahan Tuberculosis (TB) Di Nagari Punggung Kasiak Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/359
<p>Penyakit Tuberkulosis (TB) yang disebabkan oleh <em>Mycobacterium Tuberculosis </em>merupakan salah satu penyakit yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia. Kabupaten Padang Pariaman termasuk kabupaten dengan kejadian TB tertinggi kedua di Provinsi Sumatera Barat.Nagari Punggung Kasiak cendrung memiliki angka suspek TB dengan rata-rata >35%. Temuan ini meunjukkan bahwa masyarakat tidak menyadari sudah terkena Tb. Permasalahan di Nagari Punggung Kasiak lebih kepada kondisi lingkungan yang tidak sehat dan masyarakat yang tidak peduli jika ada keluarga ataupun tetangga yang mengalami batuk yang bisa saja berindikasi Tb, maka diberikan solusi dengan menerapkan model lingkungan sehat melalui <em>health eduation</em>. Kegiatan ini difokuskan pada permasalahan kesadaran masyarakat yang kurang karena rendahnya pengetauan dan kesalahan persepsi masyarakat mengenai Tb. mengatasi lingkungan tidak sehat yang menjadi sarang potensi penyakit Tb. Untuk pencegahan berkembang biaknya kuman tb maka dilakukan dengan sosialisasi melalui workshop kemudian dilanjutkan pemberian health education kepada tokoh masyarakat dan guru, pembentukan Tim Siaga Tb dan penyusunan atribut health education.</p>Linda MarniArmaita ArmaitaVivi YudernaRika WulandariYona Putri KariniaRika Armalini
Copyright (c) 2026 Linda Marni, Armaita, Vivi Yuderna, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-072026-04-075356156710.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.359Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Digital Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Desa Sungai Rebo
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/339
<p>UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan penghasilan dari usaha kecil di sektor kuliner, kerajinan, dan perdagangan rumah tangga. Meskipun demikian, rendahnya pemanfaatan teknologi informasi serta keterbatasan kemampuan dalam pemasaran digital menyebabkan daya saing produk UMKM di desa tersebut belum berkembang secara optimal. Kondisi ini membuat jangkauan pemasaran produk masih terbatas pada pasar lokal dan belum mampu memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas melalui media digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di Desa Sungai Rebo melalui penerapan teknologi informasi dan digital marketing sebagai strategi promosi produk secara berkelanjutan. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan yang melibatkan pelaku UMKM sebagai mitra utama dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, pelatihan, hingga evaluasi hasil. Metode kegiatan meliputi asesmen awal untuk memetakan kemampuan digital pelaku UMKM, pelatihan penggunaan teknologi informasi dasar seperti pengelolaan perangkat digital dan aplikasi pengolahan foto produk, serta pelatihan digital marketing yang mencakup pembuatan konten promosi dan pemanfaatan media sosial. Selain itu, dilakukan pendampingan intensif dalam implementasi strategi digital marketing sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dasar teknologi informasi. Sebelum kegiatan, hanya 28% peserta yang memahami penggunaan perangkat digital untuk kegiatan bisnis; setelah pelatihan, tingkat pemahaman meningkat menjadi 78%.</p>Ali IbrahimEndang Lestari RuskanErmatita ErmatitaFathoni FathoniRizka Dhini KurniaAl farissiAhmad fali OklilasYadi UtamaPurwita SariNaretha Kawadha Pasemah Gumay
Copyright (c) 2026 Ali Ibrahim, Endang Lestari Ruskan, Ermatita, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105353954610.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.339Transformasi Digital Sistem Keamanan Masjid Jami Daarul Khoir melalui Implementasi CCTV
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/333
<p>Masjid Jami Daarul Khoir yang berlokasi di Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, berperan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat bagi masyarakat sekitar. Seiring meningkatnya aktivitas jamaah dan program keagamaan, kebutuhan akan sistem keamanan yang memadai menjadi semakin penting. Minimnya sistem pengawasan menyebabkan terjadinya insiden kehilangan kotak amal masjid yang menimbulkan kerugian material serta menurunkan rasa aman jamaah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan sistem keamanan berbasis teknologi yang andal dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan lingkungan Masjid Jami Daarul Khoir melalui implementasi sistem Closed-Circuit Television (CCTV) yang terintegrasi dengan Network Video Recorder (NVR) dan Network Attached Storage (NAS). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan pengurus masjid dan masyarakat sekitar. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan keamanan, perancangan sistem, instalasi perangkat, serta pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan sistem. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem CCTV terintegrasi berhasil dipasang dan berfungsi dengan baik di area strategis masjid. Selama proses implementasi, beberapa kendala teknis ditemui, seperti proses instalasi perangkat yang memerlukan akses ke area plafon serta kebutuhan peningkatan pemahaman masyarakat dalam merespons gangguan teknis pada perangkat CCTV. Kendala tersebut diatasi melalui penyesuaian teknis saat instalasi serta pemberian edukasi kepada pengurus dan warga mengenai pengoperasian serta pemeliharaan sistem. Pengurus masjid mampu mengoperasikan sistem pemantauan dan penyimpanan rekaman secara mandiri setelah mengikuti pelatihan. Penerapan sistem ini meningkatkan pengawasan lingkungan masjid secara real-time dan memberikan efek preventif terhadap potensi tindak kejahatan. Selain itu, rasa aman dan kepercayaan jamaah terhadap pengelolaan masjid mengalami peningkatan. Sistem penyimpanan berbasis NAS juga memungkinkan pengelolaan data rekaman yang lebih aman dan terstruktur. Implementasi sistem CCTV terintegrasi NVR dan NAS terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan lingkungan Masjid Jami Daarul Khoir serta mendukung pengelolaan masjid yang lebih aman dan modern.</p>Fachroni Arbi MuradMaria AgustinRatna Widya IswaraDinda KadarwatiMuhamad YusupAsep Angga AyudaFaisal AbdillahIbnu BhatutaPutra Nur PratamaTaruna Prasetya
Copyright (c) 2026 Fachroni Arbi Murad, Maria Agustin, Ratna Widya Iswara, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105348749510.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.333Integrasi Beacon Bluetooth Low Energy (BLE) dalam Smart Tourism di Goa Belanda, Gunung Puntang
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/323
<p style="font-weight: 400;">Integrasi <em>Smart Tourism </em> di situs Goa Belanda, Gunung Puntang, bertujuan untuk memodernisasi penyampaian informasi sejarah yang sebelumnya bersifat pasif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memanfaatkan teknologi <em>Beacon Bluetooth Low Energy (BLE)</em> untuk menyediakan narasi digital interaktif bagi pengunjung. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, perancangan sistem, dan pelatihan teknis bagi mitra lokal guna menjamin kemandirian operasional. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan 100% dalam implementasi perangkat serta peningkatan signifikan pada literasi digital masyarakat setempat. Proyek ini memanfaatkan notifikasi berbasis lokasi untuk menyajikan konten sejarah secara otomatis—seperti teks, gambar, dan video—ke perangkat seluler pengunjung tanpa ketergantungan internet. Selain meningkatkan pengalaman wisatawan, inisiatif ini memberdayakan komunitas lokal sebagai agen pariwisata digital, sehingga menjamin dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan tersebut.</p>PeriyadiDevie Ryana Suchendra2Henry Rossi AndrianMuhammad Aulia Rifqi ZainMahfud Rozaki RahmanReftito Indi MuhammadAbdul Rahman Saleh
Copyright (c) 2026 Periyadi, Devie Ryana Suchendra, Henry Rossi Andrian, Dkk
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105348048610.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.323Peningkatan Pemahaman Konsep Optika melalui Bimbingan Penggunaan KIT Optik di SMP Negeri 02 Kepenuhan
https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/308
<p>Keterbatasan fasilitas laboratorium dan minimnya pengalaman praktikum menyebabkan rendahnya pemahaman konsep optika siswa di SMP Negeri 02 Kepenuhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan KIT Optik, memperkuat pemahaman konsep optika, serta menumbuhkan keterampilan praktikum melalui bimbingan dan eksperimen terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup observasi, demonstrasi alat, kegiatan praktikum dalam kelompok kecil, serta pengukuran peningkatan kemampuan melalui pre-test dan post-test. Dalam kegiatan praktikum, siswa melakukan pengaturan posisi lensa, cermin, dan sumber cahaya untuk mengamati proses pembentukan bayangan, perubahan jarak fokus, serta perbesaran bayangan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep optika, ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 48 menjadi 78. Selain itu, lebih dari 90% siswa mampu mengoperasikan KIT Optik secara mandiri. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menegaskan efektivitas pembelajaran berbasis eksperimen dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan motivasi belajar. Meskipun demikian, kegiatan ini masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah alat dan waktu praktikum. Secara keseluruhan, penggunaan KIT Optik terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pengalaman praktikum dan literasi sains siswa, dengan peluang pengembangan lebih lanjut melalui pengadaan KIT Optik tambahan guna meningkatkan intensitas praktikum serta pengembangan modul praktikum optika berkelanjutan yang terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran IPA di SMP.</p>Hamid SyahropiIka Daruwati
Copyright (c) 2026 Hamid Syahropi, Ika Daruwati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
2026-04-102026-04-105346647110.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.308